Belajar Seo 2021 : Panduan Komplit Optimasi Website dengan SEO – Apa itu SEO? Pertanyaan tersebut pastinya sering muncul bila Anda mulai membuat website atau blog. Apapun alasan Anda membuat website atau blog baik untuk share informasi maupun bisnis tentunya ingin dikunjungi. Dan dengan belajar SEO membuat web atau blog Anda mudah mendapat ranking di pencarian google. Hal ini tentunya akan berdampak pada kunjungan website.

Lantas apakah pernyataan tersebut benar? Secara sederhana, SEO memang bertujuan untuk hal tersebut. Namun tentunya ada banyak hal yang harus Anda pelajari jika ingin belajar seo untuk mengoptimasi peringkat website atau blog Anda di google. Untuk lebih jelasnya, mari kita belajar SEO sedikit demi sedikit disini.

Apa itu SEO

SEO atau Search Engine Optimization merupakan cara / upaya / teknik / metode untuk mengoptimasi website agar menaikkan peringkat pencarian di mesin pencari. Dengan ranking yang tinggi tentunya akan berdampak pada kenaikkan trafik / kunjungan website.

Selain organik trafik yang tinggi, dengan SEO juga akan membuat website mempunyai trafik yang tepat. Disini tentu Anda harus menentukan tujuan utama Anda membuat website.

Namun sebelum Anda mulai menerapkan SEO pada website atau blog ada banyak hal yang harus diketahui. Misalnya saja faktor apa saja yang membuat website atau blog Anda bisa mendapatkan ranking yang tinggi di mesin pencari, dalam hal ini khususnya Google. Kenapa google? Karena setidaknya sekitar 90% atau lebih mesin pencari yang digunakan adalah google.

Panduan Belajar SEO

Indikator Google dalam memberi Rangking Website

Secara umum, indikator SEO akan selalu berubah mengikuti perubahan algoritma google. Dan hal yang sulit disini adalah Google sendiri tidak secara terang-terangan memberitahu perubahan algoritmanya. Akan tetapi ada beberapa hal umum yang harus kita perhatikan untuk website atau blog kita agar disukai oleh algoritma google. Berikut beberapa acuan Google dalam me-ranking website :

1. Struktur URL atau Permalink

Buatlah website atau blog Anda mempunyai struktur URL yang sederhana untuk memudahkan google mengenali website atau blog Anda dan topik utama yang diangkat. Disarankan untuk membuat struktur URL cukup mengandung nama domain dan judul artikel, contohnya : https://namadomain.com/judul-konten

Selengkapnya tentang Struktur URL : Cara Terbaik Setting Permalink (URL) WordPress Supaya SEO Friendly di tahun 2021

2. Penggunaan SSL/TLS

Pastikan website Anda menggunakan SSL/TLS guna mengenkripsi semua transfer data agar lebih aman. Hal ini mulai diperhatikan oleh Google sejak 2014 silam. Selain itu, bila website Anda belum menggunakan SSL/TLS maka browser Chrome akan menandai website Anda not secure / tidak aman. Website yang telah menggunakan SSL/TLS akan mempunyai alamat https.

3. Topik Konten

Bila diibaratkan sebuah toko, maka topik konten website atau blog Anda adalah barang apa yang dijual di dalamnya. Pastikan Anda mempunyai beberapa topik utama yang saling berhubungan.

Contohnya bila Anda mempunyai website yang membahas tentang olahraga, maka topik utamanya seperti sepak bola, basket, renang, dsb. Topik utama yang saling berkaitan dengan bahasan utama website akan membuat struktur konten website mudah dikenali google. Dengan begitu akan memudahkan Anda dalam mengoptimasi website atau blog Anda.

4. Search Intent

Maksud pencarian atau search intent adalah hal apa yang sebenarnya diinginkan user pada satu kata kunci tertentu. Sebagai gambarannya seperti ini, bila Anda melakukan pencarian di google dengan kata kunci “bola”, maka hasil pencarian teratas adalah berbagai portal berita tentang sepak bola.

Lantas kenapa website yang didalamnya membahas tentang, pengertian bola, jenis bola, manfaat bola, dsb tidak bisa berada di pencarian teratas. Yup, hal ini karena kebanyakan orang yang mencari dengan kata kunci bola memang mencari berita tentang sepak bola.

5. Struktur dan Kualitas Konten

Sebagai gambaran, konten yang kita buat tentu tujuannya adalah dibaca oleh manusia. Jadi konten yang akan kita buat harus mudah dipahami agar memudahkan pembaca untuk menemukan informasi yang mereka cari.

Pastikan konten yang Anda buat jelas maksudnya, rapi dan memang membahas sesuai dengan kata kuncinya. Untuk poin-poin penting dalam konten Anda bisa menggunakan subheading. Selain itu Anda juga dapat menambahkan gambar, infografik bahkan video yang dapat membantu pembaca memahami konten Anda.

Hati-Hati dalam membuat konten artikel! Dampak Duplikat Konten & Artikel Copy Paste Pada SEO Website

6. Meta Tags

Meta tag disini bertujuan untuk membantu Google dalam memahami keseluruhan konten Anda secara singkatnya. Sebelum algoritma google memindai konten Anda, ia akan melihat title tag dan meta description website Anda lebih dulu. Pastikan kedua hal ini menggambarkan keseluruhan konten Anda.

Title tag sendiri adalah judul dari konten Anda, jadi pastikan title tag dibuat dengan singkat dan mengandung kata kunci. Sedangkan meta description dapat digambarkan sebagai rangkuman konten Anda, umumnya hanya sekitar 120 – 130 karakter.

7. Backlink

Hingga saat ini, backlink merupakan salah satu faktor utama dalam SEO yang akan mempengaruhi peringkat website. Backlink yang semakin banyak dengan kredibilitas tinggi dan berasal dari website atau blog berkualitas akan sangat membantu menaikkan peringkat website.

8. Kecepatan Website

Sejak tahun 2018, google menetapkan kecepatan loading website sebagai salah satu indikator SEO. Website yang semakin cepat untuk diakses akan lebih mudah untuk naik peringkatnya di pencarian google. Jadi pastikan website Anda dapat diakses dengan cepat.

Baca Juga : 7 Cara Meningkatkan Pagespeed Insight Website Hingga 100%

Mengenal Keyword dan Cara Riset Keyword

Secara sederhana, keyword adalah kata yang digunakan user untuk mencari informasi yang diinginkan. Dalam sebuah konten artikel SEO, keyword adalah faktor penting yang harus diperhatikan. Secara umum, keyword dibagi menjadi dua yaitu keyword utama dan turunan / LSI.

Strategi Memilih Keyword yang Tepat

Meriset keyword adalah hal pertama yang harus Anda lakukan sebelum membuat konten. Jadi jangan sampai Anda sudah membuat konten yang bagus, namun konten Anda minim pencarinya, tentu akan sia-sia bukan. Untuk itu ada beberapa strategi memilih keyword yang tepat agar konten Anda mudah dipahami google dan user :

1. Gunakan 2 – 3 kata saja sebagai keyword utama

Umumnya orang akan melakukan pencarian di google dengan kata kunci yang singkat. Jadi pastikan konten yang akan Anda buat menggunakan keyword secara umum lebih dulu. Hindari menggunakan kata kunci yang terlalu panjang terlebih dengan kata yang tidak umum digunakan. Contohnya bila website Anda untuk berjualan baju, maka keyword untuk konten Anda bisa menggunakan “jual baju anak”, “baju tidur murah”, dsb.

Pembahasan Lengkap Keyword : Apa itu Long Tail Keyword? Cara Mencari Long Tail Keyword Yang Tepat

2. Perhatikan Google Suggestion

Saat kita mengetik di kolom pencarian google umumnya google akan memberikan beberapa saran pencarian dalam bentuk list ke bawah. Ternyata selain memudahkan user, hal ini juga penting bagi Anda yang ingin mengoptimasi website atau blog. Anda bisa menggunakan google suggestion untuk menentukan keyword yang paling sesuai.

3. Cek Volume Pencarian

Konten yang sudah baik tentunya harus ditunjang dengan keyword yang mengandung volume pencarian. Lakukan langkah riset keyword lebih dulu sebelum Anda membuat konten. Anda bisa menggunakan tools riset keyword seperti google keyword planner, ubersuggest, ahref, moz, dll.

4. Riset Website Saingan Anda

Hal yang harus Anda lakukan lainnya adalah meriset website yang menjadi saingan Anda. Tentu bila website atau blog Anda ingin bisa naik peringkat pencariannya, maka konten website Anda harus lebih bagus dari website saingan. Anda bisa mencontoh keyword yang mereka gunakan, struktur, hingga penempatan keywordnya. Namun pastikan Anda harus memodifikasinya atau bahkan membuat yang lebih baik, hal ini karena konten yang plagiat tidak disukai google.

Mengenal LSI Keyword

LSI (Latent Semantic Indexing) keyword juga merupakan salah satu faktor google menetapkan peringkat website atau blog pada mesin pencarinya. LSI keyword sendiri adalah kata-kata atau kalimat yang mempunyai relevansi secara semantik oleh mesin pencari.

Sebagai contoh misal Anda menulis konten website tentang cokelat (makanan). Lantas kenapa website Anda bisa muncul dipencarian tentang makanan manis? Kenapa website Anda tidak muncul di pencarian tentang cokelat (warna)?

Hal ini disebabkan karena konten Anda mengandung kata-kata seperti kakao, manis, penghias kue, dsb sehingga google mengidentifikasi konten Anda tentang cokelat sebagai makanan. Jadi disini google akan mengidentifikasi kata-kata yang relevan pada konten Anda untuk terhubung dengan satu topik spesifik.

Rekomendasi Alat Untuk Mempermudah Riset Keyword

Setelah kita tahu betapa pentingnya keyword tentu kita tidak akan menyepelekan kegiatan riset keyword. Namun untuk mendapatkan keyword yang tepat kita tidak bisa asal menebaknya saja. Paling tidak di dalam riset keyword ini kita harus tahu volume pencarian suatu keyword, tingkat persaingan, estimasi biaya iklan bila membutuhkan, dsb. Anda tidak perlu bingung karena ada tools untuk mempermudah riset keyword yang bisa kita gunakan. Berikut beberapa tools tersebut :

1. Google Keyword Planner

Tools riset keyword yang pertama adalah Google Keyword Planner, tools ini banyak digunakan oleh pemilih website untuk menentukan keyword yang tepat. Keyword planner sendiri merupakan salah satu tools yang ada dalam Google Ads, sehingga Anda harus membuat akun google ads lebih dulu untuk menggunakannya. Tools ini banyak digunakan karena databasenya yang selalu update (karena milik Google sendiri), menampilkan volume pencarian, tingkat persaingan hingga estimasi biaya iklan.

2. Ubersuggest

Tools yang menawarkan fitur yang cukup lengkap untuk analisis SEO ini dapat kita gunakan secara gratis, termasuk tools riset keyword-nya. Untuk dapat menikmatinya, Anda harus membuat akun lebih dulu menggunakan akun Gmail. Akan tetapi karena gratis, Ubersuggest memberikan batasan dalam hal jumlah riset keyword perharinya. Bila Anda ingin versi penuh, maka ada biaya sewa yang harus dibayar.

3. Keywordtool.io

Bila Anda ingin mencari keyword dengan tipe longtail atau keyword dengan jumlah kata yang cukup panjang, keywordtool.io bisa Anda gunakan. Bahkan tidak hanya keyword untuk google saja, platform ini juga bisa digunakan untuk menentukan keyword youtube, bing, instagram, twitter, playstore hingga ebay.

4. LSI Keywords

Bila Anda ingin mencari keyword utama dan turunannya yang masih ada kaitannya, tools LSI keyword akan memudahkannya. Disini Anda bisa memasukkan hingga 10 keyword untuk mendapatkan rekomendasi keyword yang akurat.

5. Ahrefs Keyword Explore

Sudah bukan rahasia lagi kalau tools yang satu ini memang menjadi primadona para blogger. Selain SEMrush dan Moz, Aherfs adalah tools SEO yang banyak digunakan para blogger. Dengan fitur keyword generatornya, aherf dapat merekomendasikan hingga 100 keyword untuk inspirasi longtail keyword disertai volumenya dan pertanyaan terkait keyword.

Baca Juga : Membandingkan Semrush vs Ahrefs vs Moz – Tool Mana yang terbaik?

Membangun Konten Artikel yang SEO Friendly

Optimasi ini dilakukan supaya website Anda bisa muncul di halaman pertama Google. Karena seperti yang kita ketahui bahwa persaingan untuk menempati halaman pencarian sangat sulit. Maka dari itu, kita perlu strategi khusus agar bisa bersaing dan menempati halaman pertama di pencarian Google.

Jika website kita sudah ada di halaman pertama, maka para pengguna internet akan lebih mudah menemukan bisnis kita. Sehingga trafik yang akan didapatkan menjadi lebih meningkat dan pastinya organik.

Menulis konten artikel seo friendly

Salah satu cara untuk mengoptimalkan kinerja SEO adalah dengan membuat konten yang SEO friendly. Nantinya konten tersebut bisa mendatangkan banyak trafik dan membuat website kita berpotensi menempati halaman pertama. Lalu bagaimana cara membuat konten yang SEO friendly? Berikut ini penulis akan menjelaskan bagaimana cara membangun konten artikel yang sesuai dengan teknik SEO.

  1. Menentukan Fokus Keyword & Keyword Density Pada Artikel

Langkah pertama dalam membuat konten artikel SEO friendly adalah dengan menentukan fokus keyword atau kata kunci yang tepat dan sesuai dengan niche bisnis Anda. Carilah kata kunci yang memiliki volume pencarian yang besar namun mempunyai persaingan yang kecil. Kata kunci yang mempunyai volume pencarian yang besar adalah kata kunci yang sering dicari oleh audiens. Sehingga jika Anda membuat konten artikel dengan menggunakan kata kunci tersebut, maka artikel Anda akan berpotensi menarik banyak pengunjung.

Sedangkan kata kunci yang memiliki persaingan yang kecil, akan membuat artikel Anda lebih mudah mencapai posisi tinggi di pencarian Google. Hal ini bisa terjadi karena memang belum banyak yang menulis artikel serupa atau pesaing Anda bukanlah blog-blog besar.

Fokus Keyword density

Untuk pemilihan kata kunci yang sesuai dengan niche bisnis, akan membantu konten tetap relevan dengan bisnis Anda. Jadi, Anda akan mendapatkan pengunjung yang memang sesuai dengan target pasar Anda. Misalnya saja bisnis kosmetik, maka kata kunci yang perlu Anda gunakan adalah tentang tips kecantikan, bagaimana memilih kosmetik yang sesuai standar, dan lainnya.

Supaya Anda memperoleh kaya fokus keyword dan keyword density yang tepat, Anda bisa melakukan riset menggunakan beberapa tools yang sudah tersedia gratis di internet.

  1. Mengoptimalkan Heading Tag

Heading merupakan sub judul dari bagian artikel yang menjelaskan tentang suatu informasi tertentu untuk mendukung topik artikel yang sedang dibahas. Penggunaan heading tag sangatlah penting saat Anda ingin menulis artikel SEO friendly. Sebab, pembaca akan lebih mudah dalam menemukan garis besar pembahasan artikel tersebut. Terlebih bagi mereka yang hanya ingin scanning informasi di sebuah artikel.

Perlu Anda ketahui, bahwa Google juga lebih menyukai artikel yang memiliki susunan atau struktur yang bagus. Maka tidak heran jika artikel yang mempunyai struktur yang jelas akan berpotensi untuk menempati peringkat pertama di halaman pencarian.

Heading Tag Artikel

Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk memaksimalkan heading tag.

  • Menggunakan kata kunci ke dalam heading
  • Gunakan H2 untuk sub judul utama artikel
  • Jika memerlukan penjelasan lebih detail, maka Anda bisa menggunakan H3 sebagai bagian dari H2
  • Hindari menggunakan H4-H6 jika memungkinkan

 

  1. Mengoptimalkan Internal & External Link

Internal link merupakan sebuah link yang berasal dari website yang sama. Artikel SEO friendly memerlukan penggunaan internal link dengan tujuan agar Google lebih mudah mengindeks website Anda.

Sedangkan untuk pengunjung, internal link dapat membantu mereka untuk membaca lebih detail topik yang dibahas. Dengan begitu, pembaca akan lebih lama berada di website dan mendapatkan informasi secara mendalam.

Kemudian untuk internal link adalah sebuah link yang berasal dari website lain. link ini dapat Anda cantumkan sebagai sumber tambahan yang akan memperkuat informasi artikel Anda. Misalnya link yang berasal dari penelitian terdahulu, referensi, atau kutipan dari media lain. Akan tetapi, Anda perlu mencantumkan eksternal link secara wajar. Sebab, Google akan memberikan penalti kepada Anda jika ketahuan spam eksternal link.

  1. Mengoptimalkan Gambar pada Artikel dengan Alt Text

Dalam menulis artikel yang SEO friendly dengan menambahkan konten visual memang sangat penting. Namun Anda juga perlu mengoptimalkan gambar pada artikel tersebut. Hal tersebut bertujuan agar lebih hemat daya penyimpanan dan membuat website menjadi lebih cepat. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengoptimalkan konten visual di artikel:

  • Gunakan nama file gambar yang sesuai dengan kata kunci Anda
  • Jelaskan alt text pada gambar dengan lengkap. Hal ini bertujuan untuk membantu Google dalam mengidentifikasi topik yang Anda bahas. Pada alt text, usahakan juga untuk memasukkan kata kunci artikel tersebut.
  • Pilih format gambar yang sesuai dengan jenis gambar yang Anda gunakan
  • Kompres gambar untuk mengecilkan ukuran gambar. Hal ini bertujuan agar cepat ditampilkan dan membuat pembaca lebih nyaman saat membaca artikel tersebut.
  1. Mengoptimalkan Title Tag dan Meta Description

Dalam membuat artikel SEO friendly, Anda tak hanya dituntut untuk memperhatikan kalimat serta paragrafnya. Namun juga komponen teknis yang ada di blog. Hal ini bertujuan agar artikel Anda bisa menarik dan bersaing di halaman pencarian Google. Ada dua komponen teknis yang perlu Anda perhatikan yaitu title tag dan meta description.

  1. Title Tag : Yaitu judul halaman yang akan muncul di halaman pencarian Google. Supaya artikel Anda termasuk ke dalam SEO friendly, maka usahakan untuk membuat title tag yang bisa menggambarkan garis besar artikel. Selain itu, usahakan untuk mencantumkan kata kunci di title tag yang Anda buat.
  2. Meta Description : Yaitu sebuah deskripsi singkat dari artikel Anda yang akan muncul pada halaman pencarian Google. Usahakan untuk membuat meta description maksimal 160 karakter dan mengandung kata kunci.

Dengan mengoptimalkan komponen teknis tersebut, maka artikel SEO Anda akan lebih baik. Sehingga artikel Anda akan lebih mudah bersaing di halaman pertama pencarian Google.

  1. Membuat Permalink URL yang SEO Friendly

Secara default, permalink umumnya diambil dari judul artikel yang Anda tulis. Contohnya, jika Anda membuat artikel dengan judul “Cara membuat konten artikel SEO friendly Agar Peringkat Website Meningkat”. Maka permalink yang akan muncul adalah websiteanda.id/cara-membuat-konten-artikel-seo-friendly-agar-peringkat-website-meningkat. Terlalu panjang bukan? Nah supaya lebih singkat, Anda bisa mengubahnya menjadi lebih singkat, seperti websiteanda.id/cara-membuat-konten-artikel-seo-friendly. Pastikan di dalam permalink tersebut mengandung kata kunci ya.

Itulah beberapa cara dalam membuat konten artikel SEO friendly. Anda bisa mencoba strategi tersebut untuk menaikkan peringkat website Anda di mesin pencari.

 

Membangun Backlink Berkualitas

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, hingga kini backlink masih menjadi faktor penting dalam SEO. Namun seiring waktu, google juga semakin memperbaiki algoritmanya yang berdampak pada backlink suatu website. Dengan munculnya algoritma google penguin membuat kita tidak bisa sembarangan membuat backlink. Lantas apa itu backlink? Dan bagaimana membangun backlink yang berkualitas?

cara membangun backlink

Apa itu Backlink?

Menurut belajar SEO, Backlink dapat diartikan sebagai suatu tautan / link dari suatu website ke website lainnya. Umumnya backlink digunakan untuk keperluan optimasi website, namun bisa juga digunakan sebagai rujukan yang akan memudahkan user untuk mencari website kita. Kenapa penting? Sebab backlink sendiri mempunyai beberapa manfaat untuk website seperti :

  • Cara google menemukan website kita
  • Menjaga Reputasi website di Google
  • Relevansi backlink dapat meningkatkan kredibilitas website
  • Backlink akan mendatangkan trafik ke website

Tipe-tipe Backlink

Backlink sendiri mempunyai banyak tipe, apabila dari segi manfaatnya dapat dibagi menjadi dua. Pertama adalah backlink dofollow dan kedua adalah nofollow.

Pada jenis dofollow menurut belajar seo, itu artinya power dari sebuah website yang memberi backlink akan diteruskan ke website yang diberi backlink. Backlink jenis ini yang dicari untuk keperluan optimasi. Sedangkan pada jenis nofollow kekuatannya tidak diteruskan. Dari segi penempatannya sendiri, backlink mempunyai beberapa tipe yaitu :

  1. Blog Comment Backlink
    Backlink ini ada dibagian komentar suatu website atau blog, jadi tipe ini hanya ada pada website atau blog yang mempunyai kolom komentar.
  2. Link Profile Backlink
    Tipe backlink ini mengharuskan Anda untuk membuat akun pada sebuah website untuk bisa menempatkan backlink. Tipe ini umumnya lebih aman, karena apabila ada sesuatu hal terjadi pada website penempatan backlink maka kita dapat menghapusnya.
  3. Contextual Backlink
    Pada tipe backlink, link atau tautan ke website Anda akan ditempatkan pada konten website pemberi backlink. Jadi disini Anda harus menyiapkan artikel yang mempunyai relevansi dengan konten yang akan dioptimasi.
  4. Social Bookmark Backlink
    Tipe yang satu akan menempatkan banyak list tautan pada satu social bookmarking sites. Contoh situs yang menyediakan backlink tipe ini adalah Reddit, Pinterest, Dig, dll.
  5. Blog Roll Backlink
    Tipe backlink yang kini mulai banyak ditinggalkan akan menempatkan backlink pada bagian list sidebar website. Namun kini kebanyakan website lebih menyukai tampilan website yang bersih dari widget.
  6. Document Sharing Backlink
    Penempatan backlink pada tipe ini ada dalam sebuah dokumen seperti words, excel, ppt, dll yang akan diupload ke website penampung.
  7. Image Sharing Backlink
    Tautan backlink pada tipe ini sama halnya dengan tipe sebelumnya. Disini Anda harus mengunggah gambar yang relevan dengan konten Anda. Kemudian link website Anda akan diletakkan pada bagian deskripsi gambar yang diunggah.
  8. Guestbook Backlink
    Tipe guestbook ini mengharuskan Anda berhati-hati dalam menempatkan backlink. Meskipun hampit sama dengan komentar, namun apabila sudah dipenuhi spam sebaiknya dihindari.
  9. Footer Backlink
    Sesuai dengan namanya, tipe ini akan menempatkan backlink dibagian footer suatu website. Jadi Anda perlu akses ke website tersebut untuk bisa menempatkannya di footer.
  10. Social Media Backlink
    Backlink yang hanya perlu membagikan link website Anda ke sosial media ini cukup mudah dilakukan. Namun sekarang banyak sosial media yang menerapkan nofollow apabila ada link yang dipasang. Sehingga tipe ini sekarang kurang efektif untuk mengoptimasi website Anda.

Cara Mendapatkan Backlink Berkualitas

Ada banyak cara untuk bisa mendapatkan backlink, namun untuk mendapatkan backlink berkualitas tidaklah mudah. Anda perlu membangun website Anda lebih dulu dengan menyediakan konten yang lengkap, unik dan solutif. Untuk lebih jelasnya, berikut cara mendapatkan backlink berkualitas ke website Anda menurut belajar SEO :

1. Bangun Kredibilitas

Website atau blog yang akan memberikan backlink berkualitas umumnya juga mempunyai kualitas yang baik. Jadi pastikan website atau blog Anda mempunyai kualitas lebih dulu sebelum meminta tautan website Anda dipasang.

2. Tulis Konten yang Unik, Lengkap dan Solutif

Pastikan konten yang Anda buat memang menyelesaikan masalah atau memberikan informasi yang dibutuhkan pembaca. Dengan harapan agar pembaca dengan sukarela membagikan link website Anda ke sosial media mereka. Namun untuk memudahkannya, Anda harus menambahkan tombol berbagai pada konten Anda. Selain itu kita juga berharap pembaca yang puas dengan konten kita apabila ia ingin membuat konten yang relevan pada blog atau websitenya, akan mencantumkan website kita sebagai sumbernya.

3. Gunakan Tools Backlink

Cara diatas digunakan untuk mencari backlink secara natural, biasanya akan membutuhkan waktu yang lama. Bila ingin lebih cepat kita dapat menggunakan tools backlink checker. Tools ini banyak disediakan oleh berbagai provider, tujuannya adalah untuk mengecek backlink dari suatu website. Anda dapat mencontohnya kemudian, namun dengan catatan yang bisa dicontoh tentunya.

4. Gunakan Content Sharing Platform

Platform seperti Medium, VIVA Blog, Kompasiana, Hipwee, Kaskus, Reddit, dsb bisa dimanfaatkan sebagai content sharing platform. Anda bisa menempatkan tautan Anda pada platform tersebut, namun hal ini juga tidak mudah. Biasanya disini Anda harus membuat akun lebih dulu.

Kemudian Anda harus membuat artikel yang menarik dimana didalamnya terdapat tautan ke website kita. Akan tetapi artikel yang Anda kirim harus disetujui lebih dulu untuk bisa terbit. Akan tetapi tautan Anda umumnya hanya akan bersifat no-follow, meski begitu trafik tinggi dari platform tersebut layak untuk diperjuangkan.

5. Melakukan content placement

Content placement disini artinya Anda menempatkan konten pada suatu website yang didalamnya terdapat tautan ke website Anda. Sekarang ini banyak blogger yang menyediakan jasa tersebut di website mereka. Namun pastinya ada biaya untuk hal tersebut, jadi bila Anda ingin melakukannya maka pastikan website yang Anda pilih memang punya power yang bagus.

Itulah beberapa gambaran atau materi belajar SEO dalam hal mengoptimasi website atau blog anda. Meski begitu tentunya masih banyak hal yang harus kita pelajari untuk bisa melakukannya. Butuh waktu, tenaga, pikiran serta modal untuk membuat website kita mendapatkan ranking tertinggi di pencarian google. Namun dengan usaha dan kerja keras hal tersebut bukanlah hal yang tidak mungkin.

Continue Reading