Digital marketing Strategist atau digital marketer adalah profesi yang diminati oleh generasi millennial dan Gen-Z. Hal ini dikarenakan, kebutuhan teknologi yang meningkat serta kecenderungan generasi millennial serta Gen-Z dalam menggunakan media sosial sebagai salah satu sarana beriklan yang gratis serta mudah. Gaji yang ditawarkan oleh perusahaan pada digital marketer juga terbilang cukup untuk memenuhi kebutuhan kaum muda. Apakah Anda tertarik menjadi salah satu digital marketer? Berikut penjelasan lengkap mengenai digital marketing strategist. 

Pengertian Digital Marketing Strategist

Digital marketing merupakan suatu proses atau usaha untuk mempromosikan produk maupun layanan dengan menggunakan media digital. Tujuannya untuk menjangkau konsumen secara personal, relevan serta real time. Sedangkan digital marketer atau digital marketing strategist merupakan orang yang mengoperasikan atau menjalankan metode beriklan dengan menggunakan media digital tersebut. 

Menurut Ridwan Sanjaya serta Josua Tarigan (2009), digital marketing merupakan kegiatan pemasaran termasuk branding yang menggunakan berbagai maca media, seperti blogging, website, surel, media sosial dan lain sebagainya. 

Menurut Heidrick dan Struggles (2009) digital marketing merupakan sebuah perkembangan pada dunia digital yang dimanfaatkan untuk melakukan periklanan tersirat atau tidak langsung tetapi memiliki efek yang berpengaruh. 

Nah, dari pengertian tersebut dapat pembaca ketahui bahwa salah satu skill yang sangat dibutuhkan oleh seorang digital marketer adalah mengelola media-media berbasis online atau daring agar proses pengiklanan dari digital marketing sukses. 

Tugas Digital Marketing Strategist

tugas digital marketing

Setelah mengetahui pengertian dari digital marketing serta digital marketing strategist, Anda perlu mengetahui tugas utama serta tugas-tugas lain dari digital marketing strategist. Secara umum, seorang digital marketer memiliki tugas utama yaitu bertanggung jawab atas segala sesuatu yang memiliki kaitan dengan pemasaran serta branding produk suatu perusahaan secara daring atau digital. Selain tugas utama tersebut, digital marketing strategist memiliki delapan tugas lainnya untuk mengoptimalkan perusahaan, yaitu sebagai berikut. 

  1. Membuat perencanaan serta melaksanakan pengembangan web yang berkaitan dengan perusahaan, email, SEO atau SEM, iklan daring serta media sosial. 
  2. Mendesain, mengembangkan dan mempertahankan aktivitas di media sosial sebuah perusahaan. 
  3. Mengukur serta melaporkan kinerja pemasaran digital serta membandingkan dengan target, yaitu KPI serta ROI. 
  4. Mengidentifikasi tren serta insights dengan cara mengoptimalkan aktivitas channel perusahaan dengan pemasaran online berdasarkan data insights. 
  5. Menyusun strategi pemasaran online secara berkala. 
  6. Melakukan kolaborasi dengan agen di luar perusahaan, media iklan serta mitra-mitra lain untuk membuat halaman website serta user experience. 
  7. Mengevaluasi trend IT, aplikasi yang berkembang serta tekonologi lain untuk mengambil perspektif serta teknik pemasaran online. 
  8. Memiliki target evaluasi. 

Job Description Digital Marketing Strategist

jobdesk digital marketing

Salain tugas utama serta delapan tugas tambahan tersebut, digital marketing strategist memiliki job description yang dibagi menjadi empat peran, yaitu sebagai berikut. 

  1. Digital strategist, merupakan seseorang yang memiliki tugas untuk merencanakan konsep serta ide campaign marketing di ranah digital secara keseluruhan. 
  2. Social media strategist, merupakan seseorang yang memiliki tugas untuk merencanakan konsep serta merancang distribusi konten campaign marketing di sosial media. 
  3. Social media specialist, merupakan seseorang yang memiliki tugas untuk memelihara serta meningkatkan engangement serta feedback dari penggemar dan pelanggan produk melalui konten yang ada di sosial media perusahaan. 
  4. SEO specialist, merupakan seseorang yang memiliki tugas untuk melakukan optimasi serta meningkatkan rangking website perusahaan atau produk-produk perusahaan Anda di search engine. 

Skill Untuk Menjadi Digital Marketing Strategist

Skill Digital Marketing

Setelah mengetahui job description serta tugas utama dari seorang digital marketing strategist, langkah selanjutnya adalah mengetahui skill serta tahapan yang diperlukan untuk menjadi seorang digital marketing strategist yang baik. Berikut list dari skill serta tahapan yang dapat Anda pelajari dan coba. 

  1. Copywriting, merupakan skill pertama yang dibutuhkan oleh seorang digital marketing strategist. Copywriting merupakan bentuk pemasaran yang dilakukan dengan mengubah gaya bahasa pemasaran yang biasanya kaku menjadi bahasa yang lebih mudah dipahami oleh konsumen, dengan kemampuan menulis copywriting ini Anda dapat membuat konsumen Anda menjadi lebih dekat dengan perusahaan Anda serta lebih percaya, sebab konten yang Anda bagikan kepada pelanggan lebih mudah dipahami. Copywriting dapat dilakukan di berbagai media digital seperti surel, sosial media hingga website. 
  2. Social media marketing, skill yang kedua merupakan skill yang dibutuhkan untuk menarik pelanggan melalui sosial media. Beriklan di sosial media perlu mengetahui peluang-peluang agar dapat menarik basis pengikut yang setia untuk produk yang Anda jual, dengan social media marketing pula Anda dapat menarik calon pelanggan dengan luas sesuai dengan minat, namun untuk berhasil menarik pelanggan serta audiens pada konten Anda, Anda perlu memahami variasi konten yang disukai oleh calon pelanggan maupun pengguna media sosial, jam posting konten, cara berkomunikasi dengan pengikut sosial media Anda dan lain sebagainya. 
  3. Search Engine Optimization (SEO), skill yang satu ini pasti tidak asing bagi Anda. SEO merupakan skill yang selalu dibutuhkan sejak digital marketing muncul, karena pendekatan awal dari digital marketing melalui websiter sebelum adanya sosial media, sehingga biasanya seorang digital marketing strategist berusaha untuk membuat website perusahaan berada di halaman pertama Google, dengan begitu akan lebih banyak pengguna internet yang melihat serta mengunjungi website perusahaan tersebut. menguasai skill SEO, Anda dituntut untuk terus update serta mudah menyesuaikan dengan algoritma Google yang mudah berubah, selain itu riset kata kunci merupakan hal penting yang perlu dilakukan secara berkala.
  4. Project management, merupakaan skill untuk mengorganisir setiap proyek digital yang dijalankan oleh digital marketing strategist. Project management berfungsi untuk mengkoordinir serta menyusun strategi mengenai proyek-proyek digital yang selalu melibatkan banyak pihak serta beberapa contributor di luar perusahaan. Project management dapat mencegah terjadinya keterlambatan mengunggah konten di media digital, pengeluaran dana yang berlebihan, atau proyek yang tidak selesai dengan tepat waktu. 
  5. Marketing automation and technology, skill satu ini memiliki tujuan agar pembeli dapat membeli produk Anda dengan mudah serta lancar tanpa ada ‘macet’, sehingga menimbulkan kenyamanan kepada pelanggan. Ada tiga platform yang dapat Anda manfaatkan untuk mencapai tujuan tersebut yaitu HubSpot, Marketo serta Mailchimp, ketiga platform tersebut membantu Anda untuk mengubah pengunjung website menjadi pelanggan konversi, sehingga Anda tidak perlu mengirimkan promo maupun info terkait produk Anda secara manual. 
  6. Audience bulding, skill keenam merupakan keahlian yang dapat memikat serta membuat target konsumen menjadi pelanggan setia, terdapat beberapa cara yang dapat Anda terapkan yaitu dengan a) memahami konsumen atau target market Anda, b) membuat konten menarik, c) menjaga engagement dengan konsumen Anda. 
  7. Data analysis, sebagai digital marketing strategist yang baik keahlian analisis data merupakan skill basic yang perlu Anda miliki. Keahlian ini dapat membantu Anda memperkirakan efektivitas dari strategi pemasaran yang Anda rancang. 
  8. Conversion Rate Optimization (CRO), dengan skill satu ini Anda dapat mengukur serta mengoptimasi presentase calon pelanggan yang berubah menjadi pelanggan. 

Aset Digital untuk Digital Marketing 

digital marketing strategist

Terdapat tiga asset yang harus Anda miliki untuk memulai digital marketing, diantaranya adalah sebagai berikut. 

Website 

Website merupakan asset yang mendasar dan wajib dimiliki oleh Anda, seorang digital marketing strategist, fungsinya adalah sebagai media penunjang serta sarana informasi untuk menjelaskan produk maupun program yang Anda tawarkan kepada konsumen. Website dapat Anda jadikan sebagai blog artikel maupun media beriklan Anda.

Akun media sosial 

Selain website, media atau saran untuk mengiklankan produk Anda merupakan sosial media, sehingga akun sosial media merupakan aset kedua yang harus Anda miliki. Terlebih lagi pada abad ke-21 ini kaum milenial menguasai pasar satau market, sehingga melakukan pendekatan menggunakan sosial media merupakan hal yang tepat. Satu hal yang perlu Anda ketahui adalah sosial media apa serta target market yang seperti apa, sehingga Anda dapat menggunakan media sosial serta meraih konsumen yang setia kepada produk Anda. 

Identitas brand atau logo

Aset ketiga merupakan aset penting lainnya yang harus Anda rancang sedemikian rupa agar konsumen dapat mengenali produk yang Anda jual atau jasa yang Anda tawarkan. Logo juga merepresentasikan identitas perusahaan, dengan logo atau identitas yang baik konsumen dapat menemukan perusahaan Anda dengan mudah. 

Hal-Hal Yang Perlu Anda Pelajari Sebagai Digital Marketing Strategist Serta Kelebihan Digital Marketing

Untuk dapat menjadi digital marketing strategist yang baik, Anda perlu mempelajari beberapa hal seperti pembagian job description seperti yang sudah penulis jelaskan sebelumnya, serta sertifikasi digital marketing yang dapat Anda peroleh melalui berbagai macam pelatihan. Selain itu Anda perlu mengetahui peralatan atau tools dasar digital marketing. 

Digital marketing memiliki beberapa fungsi atau manfaat yang dapat Anda dapatkan dengan memanfaatkan strategi-strategi digital yang baik. berikut beberapa kelebihan yang dapat penulis jabarkan. 

  1. Kecepatan penyebaran informasi, strategi pemasaran dengan media digital dapat dilakukan dengan cepat. Anda tidak perlu terjun ke lapangan menyapa calon konsumen satu persatu yang Anda perlukan hanyalah menyebarkan konten serta informasi melalui berbagai macam media digital yang dapat diakses oleh calon konsumen dengan mudah. 
  2. Kemudahan evaluasi, penggunaan media digital dapat mempermudah evaluasi, karena hasil dari kegiatan pemasaran dapat diketahui secara langsung. 
  3. Menjangkau lebih luas, Anda dapat menyebarkan informasi terkait produk Anda dengan luas, hal ini dikarenakan media digital dapat menjangkau siapapun tanpa melihat letak geografis atau jarak jauh – dekat seseorang. 
  4. Murah dan efektif, apabila digital marketing dibandingkan dengan cara pemasaran tradisional tentu saja digital marketing mengeluarkan biaya yang lebih murah serta cara yang lebih efektif. 

baca juga SOP & Jobdesk Admin Social Media

Dari artikel tentang digital marketing strategist, dapat penulis simpulkan bahwa profesi ini membutuhkan banyak skill serta kemampuan. Namun untuk mendapatkan skill atau kemampuan tersebut tidaklah mustahil bagi Anda yang merasa tertarik pada profesi satu ini untuk mempelajari satu persatu, ikutilah pelatihan maupun sertifikat yang menawarkan sertifikat digital marketing strategist sebagai bukti keabsahan keahlian Anda. 

Continue Reading