Bagi Anda para pejuang copywriting atau penulis teks iklan untuk materi publikasi pasti tahu bagaimana rumitnya membuat teks iklan yang menarik dan banyak diminati pembaca. Memang tidak mudah menulis copy (naskah) di sale page (landing sale). Ketidaksesuaian struktur sedikit saja akan berakibat fatal. Penawaran Anda menjadi tidak menarik, sehingga konversinya menjadi sangat rendah. Namun, sekarang Anda tidak perlu khawatir. Ada satu formula rahasia yang dapat membuat Anda mudah membuat struktur penulisan copywriting menjadi lebih efektif dan efisien. Apakah Anda menyadari manfaat formula AIDA dalam copywriting? Perlu Anda ketahui, formula ini mampu meningkatkan efektivitas penjualan bisnis produk Anda.

Dengan memanfaatkan formula AIDA dalam copywriting, Anda bisa merubah sebuah halaman kosong di layar komputer menjadi sesuatu yang menarik perhatian hingga membuat seseorang mengambil tindakan. Itu lah sebabnya AIDA erat kaitannya dengan copywriting. Tidak hanya digunakan dalam copywriting, namun formula ini dapat digunakan untuk menulis apapun agar lebih menarik. Jadi tidak heran jika formula AIDA banyak digunakan oleh copywriter profesional.

Rumus AIDA berbentuk penulisan persuasif yang sederhana namun terbukti efektif. Di dalam formula ini, iklan atau media promosi dapat menarik perhatian, mendorong dan meraih keinginan seseorang hingga menghasilkan tindakan yang responsif. Meski terlihat sepele, menjalin komunikasi dan memahami audiens menjadi kunci yang perlu Anda lakukan. Hal tersebut karena dalam konsep formula AIDA psikologi audiens akan tanpak melalui tahapan yang dimulai dari perhatian, ketertarikan, minat sampai muncul lah respon.

Formula AIDA dalam dunia pemasaran dikenal juga sebagai model efek. Setiap elemen AIDA dirancang untuk menghasilkan efek yang diinginkan. Copywriter memanfaatkan formula AIDA untuk menyampaikan pesan yang membangkitkan rasa ketertarikan kepada produk yang Anda promosikan, meraih perhatian pembaca, memberi rangsangan dan keinginan pembaca untuk membeli produk, dan mendorong pembaca untuk melakukan tindakan tertentu.

baca juga https://ardata.co.id/menaikkan-engagement-media-sosial/

Ini lah AIDA, empat cara yang perlu Anda ketahui untuk menarik audience. Berikut ini akan dijelaskan setiap elemen AIDA yang kemudian harus Anda pahami untuk memaksimalkan konten copywriting produk Anda.

1. Attention (Perhatian)

formula AIDA dalam copywriting

Copy yang Anda buat harus segera meraih perhatian pembaca. Tahap ini adalah tahapan yang paling menentukan bagi tulisan Anda. Lalu bagaimana meraih perhatian pembaca? Ada beberapa hal yang dapat menarik perhatian pembaca. Senjata yang dapat Anda gunakan adalah pengolahan judul (headline), gambar, dan kalimat-kalimat pembuka yang memancing rasa penasaran pembaca untuk mengarahkan keingintahuan pembaca lebih lanjut.

Untuk mengolah judul, gambar, dan kalimat pembuka agar meraih perhatian pembaca, Anda perlu memperhatikan tips berikut ini. Berikan apa yang buyer persona Anda pedulikan terkait produk atau pelayanan Anda. Sajikan solusi dari permasalahan utama dari buyer persona Anda. Buat target Anda merasa “wah ini aku banget!”.

Hal itu dapat Anda lakukan dengan membuat judul yang berkesan. Judul sebagai kepala copy sangat mempengaruhi keseluruhan copy. Anda harus memastikan judul tersebut mempresentasikan isi konten yang relevan. Jangan sampai Anda melakukan kesalahan yang krusial, alih-alih membuat judul yang fantastis namun justru tidak relevan dengan isi konten utama yang Anda suguhkan. Hal ini justru akan menimbulkan respon yang negatif.Nah, jadi buat lah judul yang bombastis yang relevan dengan harapan pembaca.

Untuk mempermudah mengetahui hal apa yang diperhatikan pembaca, pahami target audience Anda berdasarkan hal berikut ini:

  •  Demografi audience
  •  Hal yang dapat menarik perhatian audience
  •  Solusi atas masalah dari audience yang di target
  •  Bahasa yang masih relevan dan berhubungan dengan pembaca

Menentukan target audience jadi hal penting yang perlu mendapat perhatian lebih oleh Anda. Hal yang paling sederhana misalnya, penggunaan bahasa yang Anda gunakan berdasarkan target audience anak muda. Tentu saja Anda tidak bisa menggunakna bahasa yang kaku dan formal. Jadi Anda harus menggunakan bahasa yang santai dan mengalir. Menggunakan bahasa audience dapat menarik perhatian pembaca sekaligus membuat iklan Anda layak dibaca mereka.

2. Interest (Ketertarikan)

formula AIDA dalam copywriting

Berikutnya yang perlu Anda perhatikan setelah meraih perhatian audience dengan membuat mereka tertarik pada produk atau pelayanan Anda. Maksudnya mereka akan mulai mencari lebih jauh informasi terkait bisnis atau produk Anda. Perhatian yang berhasil adalah jika perhatian tersebut menimbulkan tindakan. Itu artinya mereka sudah menyadari masalah mereka dan pandangan solusi yang akan mereka dapat.

Cara memunculkan ketertarikan bisa Anda lakuka dengan menampilkan informasi atau fakta, statistik, studi kasus, kondisi ideal, dan alasan yang kuat atas bisnis atau produk Anda. Dengan memperhatikan poin tersebut, Anda telah memberikan solusi untuk masalah mereka. Hal ini lah yang akan membuat pembaca percaya bahwa Anda memiliki pengalaman atas masalah tersebut dan membantu mereka untuk mengatasinya.

3. Desire (Keinginan)

formula AIDA dalam copywriting

Konsep desire tidak jauh berbeda dengan interest. Tahap ini, Anda akan membuat target benar-benar menginginkan produk atau layanan Anda. Buat audience mempertimbngkan apa yang Anda tawarkan. Lebih tepatnya Anda memainkan emosi pengunjung portal iklan Anda.

Tunjukan keunggulan produk atau layanan anda dengan menampilkan beberapa hal yang dapat menyelesaikan masalah yang dimiliki target. Jangan hanya menyampaikan fiturnya saja karena target Anda hanya ingin tahu apa yang menarik dari produk Anda untuk menyelesaikan masalahnya. Hal inilah yang banyak orang keliru karena tidak bisa membedakan antara fitur dan manfaat.

Nah, sebenarnya ada perbedaan dasar antara fitur dan manfaat. Fitur hanya menjelaskan isi atau komponen yang Anda miliki dalam produk atau layanan Anda. Sedangkan manfaat adalah keuntungan yang dapat mereka dapatkan dari fitur tadi. Tidak semua orang memahami manfaat atau kegunaan fitur-fitur tertentu, sehingga Anda perlu menjelaskan hal tersebut. Mencantumkan fitur memang wajib dilakukan, namun tanpa penjelasan manfaat tidak mampu meyakinkan target.
Anda dapat menandai, mereka yang sudah mengikuti tulisan Anda sejak tahap attention sampai interest adalah orang-orang yang memiliki permasalah yang spesifik. Disinilah Anda dapat memancing dengan emosi negatif dan memberikan solusi.

4. Action (Aksi)

formula AIDA dalam copywriting

Terakhir Anda harus mengajak target melakukan tindakan. Tindakan yang dimaksud dapat berupa membeli produk, mendaftar, membuat akun, mendownload file, mengirim email, dan sebagainya. Tindakan ini biasa disebut Call to Action (CTA) dimana pengunjung dapat memasukan input data yang dibutuhkan atau langsung menyelesaikan proses penawaran.

Sesuai fungsinya, CTA dapat berupa tombol, nomor telepon atau kontak WA, alamat email. Cara terbaik membuat CTA yang powerfull adalah dengan memiliki panggilan mudah namun jelas untuk audiens merespon, menggunakan bahasa aktif, dan menggunakan warna kontras atau huruf besar untuk menonjolkan CTA.

Agar meraih seseorang untuk bertindak, Anda harus meyakinkan bahwa konten Anda tidak akan membuang waktu mereka. Di sinilah Anda harus memberikan nilai bagi pembaca dan mereka mendapatkan sesuatu setelah melakukan tindakan. Anda juga dapat menerapkan formula AIDA dalam copywriting seperti yang sudah dijelaskan diatas. Supaya konten yang Anda tulis menarik banyak audiens dan tentunya bermanfaat bagi mereka yang melihatnya.