Apakah saat ini Anda sedang menjalani bisnis online? Jika iya, Anda tentu perlu mengetahui bagaimana tingkat keberhasilan digital marketing Anda. Anda pasti sepakat jika digital marketing ini memegang peran penting untuk meningkatkan penjualan dan profit sebuah bisnis. Perlu Anda ketahui bahwa keberhasilan digital marketing akan tercapai jika direncanakan secara matang. Selain itu Anda juga perlu web analytics yang tepat untuk mengukur tingkat performa digital marketing Anda. Misalnya mengukur KPI Instagram dan Facebook Ads yang Anda gunakan untuk promosi secara online.  

Instagram dan Facebook Ads mungkin sudah tidak asing bagi Anda. Sudah banyak para pelaku bisnis menggunakan perangkat ini untuk media promosi produk mereka. Namun rupanya belum banyak dari mereka yang mengetahui bagaimana cara mengetahui tingkat keberhasilan iklan mereka di Instagram dan Facebook Ads. Berikut ini akan saya tunjukan bagaimana caranya mengukur keberhasilan iklan atau digital marketing Anda menggunakan KPI Instagram dan Facebook Ads. 

Melihat Hasil Penjualan Online

KPI Instagram dan Facebook Ads

Indikator paling jelas yang bisa Anda lihat dari keberhasilan iklan adalah melalui hasil penjualan online. Penjualan online ini bisa Anda lihat melalui Google Analytics atau beberapa platform atau web analytics lainnya. Dengan memahami hasil penjualan online, Anda juga juga bisa sekaligus mengidentifikasi campaign digital marketing mana yang lebih kuat mendorong penjualan Anda paling tinggi. Data penjualan tertinggi juga bisa Anda gunakan sebagai acuan untuk membuat strategi digital marketing di e-commerce. 

Melihat Penjualan Online dan In-Store

mengukur efektifitas instagram ads

Indikator ini bisa Anda lihat jika Anda juga memiliki toko offline selain toko onlinenya. Untuk mengukurnya, Anda bisa lakukan dengan cara menawarkan kode voucher diskon di Website Anda. Hal ini dapat mendeteksi jumlah customer yang mengunjungi website dan menunjukan ketertarikan terhadap penawaran Anda. Akan lebih mudah jika Anda memiliki toko di e-commerce yang memiliki member card. Hal tersebut karena dapat mendeteksi campaign apa saja yang membuat calon customer tertarik secara online untuk membeli produk Anda di toko secara langsung.

Melihat Traffic Situs Secara Keseluruhan

mengukur efektifitas facebook ads

Hal paling dasar yang perlu anda ketahui sebagai cara mengukur keberhasilan iklan untuk digital marketing adalah mengukur traffic situs Anda secara keseluruhan. Traffic ini akan tampak setelah Anda melakukan campaign digital marketing tertentu. Jika trafficnya naik, maka iklan untuk strategi digital marketing Anda berhasil. Hasil traffic ini juga dapat membantu Anda menyusun tipe promosi untuk strategi digital marketing Anda berikutnya. 

Perbandingan Antara Traffic Baru dan Lama

Membandingkan antara traffic baru dengan yang lama dapat menjadi cara untuk mengukur keberhasilan iklan digital marketing Anda. Jika traffic meningkat dari traffic sebelumnya, maka iklan digital marketing Anda berhasil dan menjaring calon customer baru yang belum pernah mengakses toko online Anda. Jika traffic Anda menurun dari sebelumnya atau traffic lama Anda lebih tinggi, maka hal itu menunjukan ada banyak orang yang kembali ke situs Anda beberapa kali sebelum akhirnya mereka membeli. Itu artinya mereka ragu atau belum yakin dengan produk yang Anda tawarkan. Data ini dapat Anda gunakan untuk mengatur kembali strategi iklan digital marketing Anda untuk menaikan traffic. 

Melihat Sumber Traffic

mengukur trafik iklan

Cara selanjutnya yang bisa Anda lakukan untuk mengukur keberhasilan iklan digital marketing adalah mengidentifikasi bagaimana calon customer Anda dapat menemukan situs Anda. Contohnya dapat dilihat dari keyword yang mereka gunakan untuk mencari sesuatu sampai akhirnya menemukan situs Anda atau website lain yang juga mereka kunjungi. 

Menganalisis Lama Waktu Kunjungan Traffic

Meskipun ukuran waktu orang mengunjungi sebuah situs berbeda-beda, namun traffic lama waktu kunjungan dapat mengidentifikasi keberhasilan iklan Anda di Instagram atau Facebook Ads. Mengapa demikian? Semakin lama audience Anda mengunjungi situs Anda, itu artinya iklan digital marketing Anda berhasil. 

Melihat Bounce Rates

Apa itu Bounce Rates? Bounce rates merupakan persentase untuk jumlah orang yang telah mengklik “kembali” setelah mereka mengunjungi situs Anda. Persentase bounce rates yang tinggi menunjukan strategi iklan yang Anda gunakan untuk digital marketing masih belum berhasil. Data ini bisa dijadikan pertimbangan untuk kembali menyusun dan merubah strategi digital marketing Anda.  Anda juga perlu hati-hati karena Google seringkali mengartikan website dengan bounce rates yang tinggi merupakan sebuah spam sampai akhirnya memperoleh SEO penalty. 

Impressions

Indikator ini sangat tepat Anda gunakan untuk melihat keberhasilan iklan di Instagram dan Facebook Ads. Kedua platform ini hanya menayangkan iklan dengan kualitas yang baik dan sesuai panduan. Impressions bisa Anda gunakan untuk mengetahui apakah kadar paparan pesan Anda sudah berpengaruh pada target audience.    

Brand Awareness Metric: Reach

Metrik ini dapat Anda gunakan untuk mengukur seberapa besar keberhasilan iklan dari penetrasi dan daya jangkau pada segmen audience Anda. Reach yang bisa Anda targetkan berkisar 40% sampai 60% dari jumlah potensial segmen audience. Jika nilai reach kurang dari itu, maka keberhasilan iklan Anda belum maksimal.

Brand Awareness Metric: Ad-Recall Lift

Metrik ini dapat menunjukan kepada Anda apakah iklan Anda mudah diingat (memorable) oleh target audience. Cara mengukur keberhasilan iklan, Anda bisa menayangkan iklan pada audience kemudian menanyakan tanggapan mereka tentang iklan tersebut. Metode yang digunakan adalah survei dengan pertanyaan yang panjang. Contohnya “apakah Anda iklan ini, dari brand/produk apa?” dan sebagainya. 

Di platform Facebook, metrik ini disebut estimated ad recall. Facebook telah mengklaim tingkat akurasi yang tinggi meskipun hanya estimasi. Estimated ad recall lift di Facebook menunjukan jumlah orang yang akan menjawab “yes” pada pertanyan Anda seperti di atas.  

Brand Awareness Metric: Brand Resonance via Brand Lift Study

Facebook memiliki tools lain untuk mengukur seberapa sukses iklan Anda  melalui Brand Lift Study. Metrik ini memungkinkan Anda untuk mengetahui apakah iklan yang Anda terapkan mampu meningkatkan Brand Resonance. Metrik ini telah dianggap sebagai sebuah brand berdasarkan CBBE (Customer Based Brand Equity) dengan pencapaian tertinggi. 

Brand Awareness Metric: Volume Mentions

Cara berikutnya untuk mengukur keberhasilan iklan Anda di Instagram atau Facebook adalah melihat seberapa banyak orang menyebut (mentions) produk atau brand Anda dalam percakapan di media sosial. Untuk melihat hasil metrik ini, Anda memerlukan social media monitoring tools atau social listening tools. 

Anda dapat melihat search volume yang menunjukan seberapa banyak brand atau produk Anda masuk sebagai kata kunci dalam pencarian Google. Anda bisa menganalisisnya melalui Google Search Console yang merupakan bagian dari Google Analytics.  

Nah, itu lah beberapa indikator atau cara yang bisa Anda lakukan untuk mengukur keberhasilan iklan dalam digital marketing melalui KPI Instagram dan Facebook Ads. Jika Anda cermat memahami tingkat performa digital marketing, Anda akan mengambil keputusan yang tepat pula untuk mengembangkan bisnis.  

Memahami tingkat keberhasilan iklan dalam strategi digital marketing dapat Anda jadikan acuan untuk membuat strategi digital marketing di masa mendatang. Jadi jangan remehkan keberhasilan iklan Anda. Terkadang kita lupa memeriksa bagaimana hasil iklan atau bagaimana perkembangan bisnis kita setelah suatu strategi promosi dicoba.  

 

Continue Reading