Operasional pabrik berbeda dengan perusahaan yang memiliki jam kerja reguler. Pada industri manufaktur yang beroperasi hingga 24 jam, HR harus memastikan setiap lini produksi memiliki tenaga kerja yang cukup melalui pembagian Shift 1, Shift 2, Shift 3, hingga pola rotasi tertentu.
Masalahnya, pengaturan tersebut bisa semakin rumit ketika jumlah karyawan mencapai ratusan bahkan ribuan orang. Perubahan jadwal mendadak, karyawan tidak masuk, lembur malam, pertukaran shift, hingga absensi yang melewati pergantian hari dapat membuat pengelolaan secara manual menggunakan spreadsheet menjadi kurang efisien.
Kompleksitas juga berlanjut ke payroll. Data kehadiran, jadwal kerja, lembur, insentif, tunjangan, dan potongan perlu dihitung dengan benar agar tidak menimbulkan kesalahan pembayaran. Pada perusahaan manufaktur multi-plant, proses tersebut menjadi semakin menantang karena setiap lokasi dapat memiliki pola kerja berbeda.
Karena itu, penggunaan aplikasi HRIS pabrik dapat membantu menghubungkan pengaturan jadwal, attendance, lembur, hingga payroll dalam sistem yang lebih terstruktur.
Berikut tujuh aplikasi HRIS yang dapat dipertimbangkan perusahaan manufaktur dengan jadwal shift kompleks.
Table of Contents
ToggleMengapa Pabrik Membutuhkan HRIS Khusus untuk Sistem Shift?

Pabrik yang beroperasi 24 jam umumnya tidak cukup hanya memiliki aplikasi absensi. Sistem yang digunakan idealnya mampu memahami pola kerja yang lebih kompleks.
Contohnya, sebuah pabrik memiliki tiga kelompok kerja:
- Shift 1: 06.00–14.00
- Shift 2: 14.00–22.00
- Shift 3: 22.00–06.00
Shift ketiga menjadi contoh sederhana masalah yang sering muncul. Karyawan masuk pada satu tanggal tetapi baru selesai bekerja pada tanggal berikutnya. Selain itu, jadwal dapat berubah ketika permintaan produksi meningkat, terdapat karyawan yang tidak hadir, atau perusahaan membutuhkan tambahan lembur.
Karena itu, beberapa aspek yang sebaiknya diperhatikan ketika memilih HRIS manufaktur meliputi multi-shift, overnight shift, rotasi jadwal, perubahan shift, attendance, lembur, integrasi mesin absensi, payroll, employee self-service, dan kemampuan sistem menangani jumlah karyawan yang besar.
Perbandingan 7 Aplikasi HRIS untuk Pabrik
| Aplikasi | Manajemen Shift | Lembur | Attendance | Payroll | Cocok untuk |
|---|---|---|---|---|---|
| GreatDay HR | ✓ | ✓ | ✓ | ✓ | Pabrik dengan kebutuhan HR terintegrasi |
| KaryaONE | ✓ | ✓ | ✓ | ✓ | Perusahaan yang membutuhkan HRIS praktis |
| Hadirr | ✓ | ✓ | ✓ | Via integrasi | Pabrik yang fokus pada shift & attendance |
| Presensi.co.id | ✓ | ✓ | ✓ | ✓ | Pabrik kecil hingga berkembang |
| Mekari Talenta | ✓ | ✓ | ✓ | ✓ | Manufaktur dengan tenaga kerja skala besar |
| LinovHR | ✓ | ✓ | ✓ | ✓ | Perusahaan manufaktur menengah-besar |
| HashMicro | ✓ | ✓ | ✓ | ✓ | Perusahaan yang membutuhkan ekosistem ERP |
Catatan: fitur dapat berbeda berdasarkan paket, konfigurasi, integrasi, dan kebutuhan implementasi masing-masing perusahaan. Lakukan demo sebelum menentukan software.
1. GreatDay HR
GreatDay HR menjadi salah satu pilihan menarik karena memiliki solusi yang secara khusus ditujukan untuk industri manufaktur.
Salah satu tantangan yang disoroti GreatDay HR pada sektor ini adalah banyaknya tenaga kerja dengan pola shift yang berubah-ubah. Kondisi tersebut tidak hanya mempersulit penyusunan jadwal, tetapi juga dapat memengaruhi proses penggajian.
Untuk mengatasinya, tersedia fitur Employee Shift Upload pada modul Time & Attendance yang memungkinkan HR mengelola jadwal shift. Tersedia pula Request Shift Schedule, sehingga perubahan jadwal dapat diajukan melalui sistem dengan mekanisme persetujuan.
Dari sisi kehadiran, GreatDay HR tidak hanya mengandalkan absensi mobile. Perusahaan juga menyediakan pilihan sistem kehadiran lain yang dapat disesuaikan dengan kondisi lingkungan manufaktur.
Data kehadiran, lembur, tunjangan, dan potongan kemudian dapat digunakan dalam proses payroll sehingga HR tidak perlu terus-menerus melakukan rekonsiliasi data secara manual.
Fitur yang relevan untuk pabrik:
- Employee Shift Upload
- Request Shift Schedule
- On Call Shift
- Attendance online dan offline
- GreatDay Kiosk
- Cuti dan lembur
- Payroll otomatis
- Slip gaji digital
Cocok untuk: perusahaan manufaktur yang menginginkan pengelolaan attendance, shift, dan payroll dalam satu ekosistem.
2. KaryaONE
KaryaONE dapat menjadi alternatif bagi perusahaan yang ingin mendigitalisasi proses administrasi HR tanpa sistem yang terlalu rumit.
Platform ini dikenal memiliki fungsi HRIS seperti pengelolaan absensi, cuti, izin, lembur, serta data karyawan. KaryaONE juga mendukung pengelolaan jadwal kerja dan dapat digunakan melalui web maupun perangkat mobile.
Hal yang cukup relevan untuk lingkungan pabrik adalah dukungan integrasi sistem kehadiran. Perusahaan yang sebelumnya sudah menggunakan perangkat absensi tertentu dapat mempertimbangkan kemampuan integrasi tersebut sebelum mengganti seluruh infrastruktur attendance.
Untuk kebutuhan shift, perusahaan tetap perlu melakukan demo berdasarkan pola jadwal yang sebenarnya. Hal ini penting terutama apabila pabrik menggunakan rotasi yang kompleks, overnight shift, banyak plant, atau aturan pergantian shift yang berbeda antarbagian.
Fitur yang relevan:
- Pengaturan jadwal kerja
- Attendance
- Cuti dan izin
- Lembur
- Akses web/mobile
- Integrasi perangkat attendance
- Administrasi HR
Cocok untuk: perusahaan yang mencari HRIS praktis untuk mengurangi administrasi HR manual.
3. Hadirr
Hadirr memiliki pendekatan yang sedikit berbeda karena kekuatannya berada pada attendance dan pengelolaan operasional tenaga kerja.
Fitur Shift Kerja memungkinkan perusahaan membuat pengaturan jadwal secara grup maupun individual. Setelah konfigurasi dibuat, jadwal dapat diterapkan kepada karyawan dan seluruh datanya terdokumentasi secara digital.
Hal ini relevan untuk pabrik dengan beberapa kelompok produksi. HR dapat memisahkan pekerja berdasarkan grup kemudian memberikan pola jadwal berbeda sesuai kebutuhan.
Hadirr juga menyediakan fitur lembur dengan approval online dan rekap otomatis. Untuk attendance, tersedia GPS, geofencing, face recognition, serta opsi penggunaan perangkat bersama dengan liveness detection.
Penggunaan shared device bisa menarik untuk lingkungan pabrik yang membatasi penggunaan smartphone pribadi selama bekerja. Satu perangkat dapat ditempatkan pada titik tertentu sebagai media attendance.
Untuk payroll, Hadirr dapat diintegrasikan dengan Gadjian sehingga data attendance, shift, dan lembur dapat digunakan untuk proses penggajian.
Fitur unggulan:
- Pengaturan shift grup dan individu
- Absensi digital
- GPS dan geofencing
- Face recognition
- Shared device
- Liveness detection
- Pengajuan dan approval lembur
- Rekap lembur otomatis
- Integrasi payroll melalui Gadjian
Hadirr juga menawarkan paket mulai sekitar Rp12.500 per karyawan per bulan berdasarkan informasi yang tercantum pada situs resminya saat artikel ini disusun. Harga dapat berubah sehingga sebaiknya konfirmasi kembali sebelum berlangganan.
Cocok untuk: perusahaan yang ingin memprioritaskan attendance, monitoring shift, dan lembur tanpa implementasi HRIS enterprise yang terlalu berat.
4. Presensi.co.id
Presensi.co.id dapat menjadi pilihan bagi perusahaan yang ingin memulai digitalisasi HR dengan biaya yang relatif terjangkau.
Platform ini menyediakan pengelolaan kehadiran, cuti, izin, lembur, shift kerja hingga payroll. Sistem juga menyediakan Employee Self-Service sehingga sejumlah kebutuhan administrasi dapat diajukan langsung oleh karyawan.
Salah satu keunggulan Presensi adalah fleksibilitas pengaturan berdasarkan grup. Ini dapat digunakan ketika perusahaan memiliki kebijakan attendance yang berbeda antara pekerja produksi, warehouse, quality control, maintenance, dan staf kantor.
Untuk attendance, Presensi menggunakan GPS dan pencatatan digital sehingga HR dapat memperoleh rekap kehadiran tanpa harus mengolah seluruh data secara manual.
Presensi.co.id juga memiliki rentang paket berdasarkan jumlah pengguna. Berdasarkan halaman harga yang tersedia saat artikel ini disusun, terdapat paket dari gratis untuk jumlah pengguna terbatas hingga paket Enterprise sekitar Rp512.000 per bulan untuk maksimal 300 karyawan.
Karena struktur harga dapat berubah, perusahaan sebaiknya mengecek kembali paket terbaru dan memastikan apakah seluruh fitur yang diperlukan termasuk dalam paket tersebut.
Fitur yang relevan:
- Kelola shift
- Attendance GPS
- Lembur
- Cuti dan izin
- Employee Self-Service
- Payroll
- Dashboard analytics
- Rekap kehadiran
Cocok untuk: pabrik kecil hingga menengah yang ingin beralih dari spreadsheet menuju sistem HR digital dengan biaya awal relatif terjangkau.

5. Mekari Talenta
Untuk perusahaan manufaktur dengan pola kerja yang jauh lebih kompleks, Mekari Talenta menawarkan solusi HRIS yang secara khusus mengakomodasi kebutuhan sektor manufaktur.
Salah satu fitur yang paling relevan adalah Flexible Shift Scheduling.
Talenta menyebut sistemnya dapat menangani beberapa shift sekaligus, termasuk overnight shift, yaitu kondisi ketika karyawan melakukan clock-in pada malam hari dan clock-out pada hari berikutnya.
Fitur tersebut penting untuk pabrik yang menggunakan Shift 3, misalnya pukul 22.00 hingga 06.00.
Perubahan shift juga dapat dilakukan melalui sistem. Karyawan dapat melakukan request yang kemudian melalui approval admin, sementara HR dapat melakukan penyesuaian secara online.
Untuk perusahaan dengan jumlah tenaga kerja besar, tersedia fasilitas import lembur secara massal. Jadwal shift juga dapat disinkronkan dengan mesin fingerprint melalui API.
Data attendance kemudian terhubung dengan sistem payroll sehingga perhitungan gaji dapat mempertimbangkan komponen kehadiran dan lembur.
Fitur unggulan untuk manufaktur:
- Flexible Shift Scheduling
- Overnight shift
- Rotasi shift
- Request perubahan shift
- Import lembur massal
- Batas maksimal lembur
- Integrasi fingerprint
- Attendance management
- Payroll otomatis
- HR analytics
Cocok untuk: perusahaan manufaktur menengah hingga enterprise dengan banyak pekerja, banyak shift, dan kebutuhan integrasi payroll yang kompleks.
6. LinovHR
LinovHR juga menyediakan solusi khusus industri manufaktur dengan fokus pada pengelolaan tenaga kerja dalam jumlah besar dan pola kerja kompleks.
Melalui modul Time Management, perusahaan dapat menentukan jam kerja pada masing-masing shift sekaligus mengatur toleransi keterlambatan.
Data absensi juga dapat diintegrasikan dari mesin fingerprint.
Untuk pabrik yang sering melakukan lembur massal karena peningkatan target produksi, LinovHR menyediakan pengaturan lembur untuk banyak karyawan sekaligus. Mekanismenya dapat berasal dari permintaan atasan, request karyawan, maupun perhitungan berdasarkan jam kerja.
Data lembur kemudian dapat menjadi komponen payroll.
LinovHR juga menyediakan attendance online maupun offline serta fitur geolocation, face recognition, dan sejumlah mekanisme untuk membantu validasi kehadiran.
Kekuatan lainnya terletak pada cakupan HRIS yang luas. Selain Time Management dan Payroll, sistem dapat digunakan untuk organization management, recruitment, performance, hingga talent management.
Fitur yang relevan:
- Working schedule
- Multi-shift
- Attendance
- Integrasi fingerprint
- Overtime massal
- Leave dan permit
- Attendance allowance
- Payroll
- BPJS dan PPh 21
- Employee Self-Service
- Organization Management
Cocok untuk: manufaktur menengah hingga besar yang membutuhkan HRIS end-to-end, bukan sekadar aplikasi attendance.
7. HashMicro
Pilihan berikutnya adalah HashMicro. Software ini menarik terutama bagi perusahaan manufaktur yang ingin menghubungkan pengelolaan SDM dengan ekosistem sistem bisnis yang lebih luas.
Pada industri manufaktur, pengelolaan HR tidak berhenti pada pencatatan karyawan. Shift, attendance, lembur, payroll, performa tenaga kerja, hingga kebutuhan operasional produksi dapat saling berhubungan.
HashMicro menawarkan HRIS sebagai bagian dari ekosistem enterprise software sehingga lebih relevan bagi perusahaan yang membutuhkan integrasi HR dengan sistem bisnis lainnya.
Dalam implementasinya, perusahaan tetap perlu mendiskusikan detail konfigurasi shift. Kompleksitas setiap pabrik berbeda, terutama jika terdapat banyak plant, kontraktor, pekerja tetap, pekerja harian, shift malam, hingga kebijakan payroll yang berbeda.
Fitur yang dapat dipertimbangkan:
- Employee database
- Attendance
- Shift management
- Payroll
- Overtime
- Performance management
- Integrasi sistem enterprise
- Reporting
Cocok untuk: perusahaan manufaktur yang ingin mengintegrasikan HRIS dengan ekosistem ERP atau sistem operasional lainnya.
Mana Aplikasi HRIS yang Paling Cocok untuk Pabrik?
Tidak ada satu aplikasi yang otomatis menjadi pilihan terbaik untuk seluruh pabrik. Sistem yang tepat sangat bergantung pada jumlah pekerja, pola shift, jumlah plant, metode attendance, struktur payroll, dan sistem yang sudah digunakan perusahaan.
Jika kebutuhan utamanya adalah HRIS manufaktur terintegrasi dengan pengelolaan shift, attendance dan payroll, GreatDay HR dapat masuk ke shortlist.
Untuk perusahaan yang lebih fokus pada attendance, shift, dan lembur, Hadirr layak dipertimbangkan.
Presensi.co.id menarik untuk perusahaan yang mencari solusi dengan struktur harga relatif mudah dipahami dan tersedia pilihan berdasarkan jumlah karyawan.
Sementara itu, Mekari Talenta dan LinovHR lebih menarik untuk perusahaan dengan kebutuhan HR end-to-end, jumlah tenaga kerja besar, serta pola shift dan payroll yang kompleks.
HashMicro dapat dipertimbangkan ketika perusahaan membutuhkan HRIS sebagai bagian dari implementasi ERP yang lebih luas, sedangkan KaryaONE dapat menjadi alternatif untuk perusahaan yang mencari sistem administrasi HR yang lebih praktis.
Tips Memilih HRIS untuk Pabrik dengan Shift 1, 2, dan 3

Sebelum menandatangani kontrak dengan vendor, jangan hanya melihat daftar fitur pada brosur. Sebaiknya lakukan simulasi menggunakan kondisi nyata di pabrik.
Misalnya, minta vendor membuat skenario:
Shift 1: 06.00–14.00
Shift 2: 14.00–22.00
Shift 3: 22.00–06.00
Kemudian tambahkan beberapa kondisi seperti karyawan Shift 2 tiba-tiba tidak hadir, pekerja Shift 1 diminta lembur, karyawan Shift 3 melakukan clock-out pada tanggal berikutnya, serta supervisor melakukan pertukaran jadwal beberapa jam sebelum shift dimulai.
Periksa apakah sistem mampu menangani skenario tersebut tanpa HR harus melakukan koreksi manual berkali-kali.
Setidaknya ada beberapa hal yang perlu diuji:
- Kemampuan membuat pola rotating shift.
- Kemampuan membaca overnight shift.
- Perubahan dan pertukaran jadwal secara cepat.
- Approval lembur.
- Integrasi fingerprint atau perangkat attendance yang sudah digunakan.
- Sinkronisasi attendance dan payroll.
- Pengelolaan karyawan dalam jumlah besar.
- Pengaturan berbeda untuk setiap plant/divisi.
- Employee Self-Service.
- Laporan jam kerja dan lembur.
Selain itu, tanyakan juga mengenai SLA support, keamanan data, implementasi, training HR, API, biaya setup, biaya tambahan modul, serta mekanisme migrasi data.
Kesimpulan
Mengelola ratusan pekerja pabrik dengan pola Shift 1, Shift 2, dan Shift 3 menggunakan spreadsheet dapat menjadi semakin sulit ketika perusahaan mulai berkembang.
Perubahan jadwal mendadak, absensi, shift malam lintas tanggal, lembur hingga perhitungan payroll membuat perusahaan membutuhkan sistem yang mampu menghubungkan seluruh data tersebut secara lebih terstruktur.
Tujuh aplikasi yang dapat masuk dalam pertimbangan adalah GreatDay HR, KaryaONE, Hadirr, Presensi.co.id, Mekari Talenta, LinovHR, dan HashMicro.
Namun, pemilihan sebaiknya tidak hanya berdasarkan jumlah fitur. Untuk pabrik 24 jam, kemampuan menangani rotating shift, overnight shift, perubahan jadwal mendadak, lembur massal, attendance, dan integrasi payroll justru menjadi aspek yang lebih penting.
Karena itu, sebelum memilih HRIS, lakukan demo menggunakan skenario shift yang benar-benar diterapkan di pabrik. Dengan begitu, perusahaan dapat mengetahui apakah software tersebut benar-benar mampu mengikuti kompleksitas operasional di lapangan atau hanya cocok untuk pola kerja kantor reguler.
